A THOUSAND SPLENDID SUNS

“Hati pria sangat berbeda dengan rahim ibu, Mariam. Rahim takkan berdarah atau melar karena harus menampungmu. Hanya akulah yang kau miliki di dunia ini, dan kalau aku mati kau tidak punya siapa-siapa lagi.  Takkan ada siapapun yang peduli padamu. Karena kau tidak berarti.”

Novel ini mengisahkan kehidupan pahit seorang perempuan Afganistan bernama Mariam. Dilahirkan dan dibesarkan dalam kehidupan yang serba kekurangan, baik materi maupun kasih sayang. Di saat ingin mencari kasih sayang yang lebih dari ayahnya, dia justru diabaikan karena dianggap sebagai anak haram, dan saat itu juga dia harus kehilangan ibunya. Dihantui oleh rasa bersalah, Mariam pun harus tetap melanjutkan kepahitan hidupnya dengan dipaksa menikah dan hidup sebagai istri yang teraniaya.

Daya tarik novel ini bukan hanya tentang kehidupan seorang Mariam, tetapi juga realitas kehidupan di Afganistan.  Dengan membacanya kita mendapat gambaran bagaimana pahitnya hidup di negara yang mengalami konflik peperangan dengan berbagai akibatnya terhadap kehidupan masyarakat di Afganistan. Kita juga dapat merasakan keterbatasan hidup perempuan di negara tersebut yang mengatasnamakan agama, padahal merupakan ketimpangan hasil dari budaya yang mendiskriminasikan perempuan. Namun selain itu kita juga dapat mengetahui berbagai budaya dan tempat-tempat yang menarik di Afganistan (termasuk patung Budha raksasa pada tebing gunung, yang akhirnya dihancurkan Taliban).

Buku ini ditulis oleh Khaled Hossein, seorang Afganistan yang dibesarkan di Eropa dan Amerika Serikat. Dia pernah meraih Humanitarian Award dari UNHCR. Walau hanya beberapa tahun merasakan hidup di Afganistan, namun kecintaannya pada negara kampung halamannya tak pudar.  Dengan caranya sendiri dia berusaha mengangkat sisi kemanusiaan yang bisa menjadi inspirasi dan menggugah emosional pembacanya. Saya sendiri berharap ada penulis berkebangsaan Indonesia yang mampu menjadi penulis buku best seller di dunia.  Jika anda berminat untuk membaca novel ini selengkapnya, cukup klik download novel. Bagi anda yang hobi membaca buku, penggemar novel, feminisme, senang mempelajari budaya atau sejarah negara lain, terlebih lagi jika anda mengaku humanis, rugi banget kalau belum pernah membaca buku ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s