ORANG MISKIN DILARANG SAKIT

Sejak kamis dinihari, rasa nyeri di pinggang sebelah kanan sudah terasa. Hari Sabtu akhirnya dibawa ke RS.Grestelina, Makassar. Saat diperiksa ternyata ada penyumbatan pada ureter (biasanya disebut batu ginjal) dan penyakit maag yang memang udah jadi bahaya latent kambuh juga. Alhasil…saya harus mengeluarkan biaya sekitar 800 ribu rupiah, termasuk biaya obat, dokter, dan laboratorium.

Sebenarnya bukan masalah penyakit yang saya derita yang ingin saya ungkapkan disini. Karena ini semua memang kesalahan sendiri yang malas banyak minum air putih dan sering menunda waktu makan (termasuk juga kurangnya cemilan di dalam kamar,hehe…).  Melainkan betapa mahalnya biaya pengobatan saat ini. Bagi yang mampu mungkin tidak terlalu mempermasalahkannya.  Tapi bagaimana dengan masyarakat kalangan bawah, dengan penghasilan yang pas-pasan, dan terkadang hanya cukup untuk kebutuhan makan dan kebutuhan primer lainnya…

Memang benar saat ini sudah ada askin (Asuransi Kesehatan Rakyat Miskin). Tapi pelayanan yang bisa mereka dapatkan sangatlah terbatas.  Saya lihat sendiri bagaimana peserta askin yang harus menjalani rawat inap hanya mendapatkan obat seadanya, yang tidak memadai untuk penyakit yang dideritanya, dan setiap hari hanya diperiksa kesehatannya oleh dokter umum muda (pasti baru selesai mendapatkan gelar dokter), tanpa mampu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dari dokter spesialis.

Itu hanya salah satu contoh. Saya kira siapapun tahu bagaimana susahnya jadi orang miskin yang menderita sakit. Seringkali mereka hanya dapat menahan rasa sakit itu sambil berharap bisa mendapat bantuan pengobatan, atau penyakitnya dengan ajaib sembuh sendiri, atau bahkan sampai mereka tidak dapat lagi merasakan sakit.  Karena itu ada baiknya jika media massa mengangkat persoalan kesehatan mereka ke permukaan. Buktinya sudah banyak juga yang mendapat bantuan pengobatan. Tapi biasanya hal ini hanya berlaku untuk para penderita penyakit yang “luar biasa” dan menimbulkan rasa iba bagi yang melihatnya.  Masih banyak yang lain yang menjerit untuk bisa mendapatkan pengobatan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s